Kembali ke Blog

Leptospirosis Musim Hujan 2026: Titik Rawan Tikus di Rumah dan Cara Aman Membersihkan Genangan

Kemenkes menyebut genangan, sanitasi buruk, dan bertambahnya tikus setelah banjir sebagai faktor risiko leptospirosis. Dengan musim hujan diprediksi mulai November–Desember, sekarang waktunya mengecek carport, saluran, dan gudang.

Suasana jalan lingkungan cluster Kingspoint di Jl. Raya Perjuangan, Bekasi Utara: titik rawan tikus dan genangan penyebab leptospirosis di rumah saat musim hujan

Persiapan musim hujan di rumah biasanya soal atap bocor, talang mampet, dan saluran depan rumah. Leptospirosis jarang masuk daftar itu, padahal infeksi bakteri ini menyebar lewat urine hewan terinfeksi, terutama tikus, dan kerap datang bersama genangan. Menurut Kemenkes, gejala awalnya ringan sehingga mudah terlewat.

Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Edaran Nomor PV.03.03/C/5559/2025 tentang Kewaspadaan Potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) Leptospirosis pada Desember 2025. Dalam rilis yang menyertainya, Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit drg. Murti Utami menyebut genangan air, sanitasi buruk, dan bertambahnya populasi tikus setelah banjir sebagai faktor risiko. Membersihkan rumah atau beraktivitas di area tergenang tanpa alat pelindung juga memperbesar peluang tertular.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, dalam konferensi pers 22 September 2026, memperkirakan 185 zona musim masuk musim hujan pada November 2026 dan 266 zona lagi pada Desember 2026. Awal musim hujan di sebagian besar wilayah juga diprediksi mundur dari normalnya. Prakiraan itu berlaku nasional, bukan khusus Bekasi. Jadi pakai sisa Oktober untuk menyiapkan rumah sebelum hujan rutin turun.

Bagaimana bakteri ini sampai ke manusia

Menurut Kemenkes, bakteri Leptospira menular lewat air, lumpur, tanah, atau makanan yang tercemar urine hewan terinfeksi. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mencatat bahwa orang biasanya jatuh sakit 2 sampai 30 hari setelah kontak. Demam yang muncul dua minggu setelah membersihkan genangan bisa tidak lagi dihubungkan dengan genangan itu.

CDC menyarankan menutup luka, sekecil apa pun, dengan plester tahan air dan memakai sepatu bot atau pelindung tahan air setiap kali berada di dekat air banjir.

Titik rawan di rumah dua lantai

Rumah yang tidak kebanjiran tetap punya tempat di mana tikus dan air bertemu. Cek empat titik ini.

1. Carport dan teras setelah hujan deras

Di banyak perumahan, air dari jalan bisa naik sebentar ke carport saat hujan lebat, lalu surut dan meninggalkan lumpur tipis. Sepatu dan sandal yang ditaruh di lantai teras ikut terendam. Bilas lantai carport setelah air surut, dan pindahkan alas kaki ke rak yang lebih tinggi selama musim hujan.

2. Saluran depan rumah

Saluran yang tersumbat daun dan sampah menjadi jalur tikus sekaligus tempat air tertahan. Jangan membersihkannya dengan tangan kosong, soalnya lumpur dan sampah di situ bisa tercampur urine tikus. Pakai sarung tangan karet tebal dan sepatu bot, atau serahkan ke petugas kebersihan cluster.

3. Gudang bawah tangga dan dapur

Kardus, karung beras, dan tumpukan barang di bawah tangga adalah tempat yang disukai tikus untuk bersarang. Kalau di sana ada kotorannya, anggap urinenya juga ada. Bersihkan dengan sarung tangan dan cairan desinfektan, jangan dipungut langsung dengan tangan. Cara menutup jalan masuk tikus ke dapur sudah kami bahas di artikel basmi semut, kecoa, dan tikus di dapur rumah baru.

4. Tandon dan wadah air terbuka

CDC juga mencatat penularan lewat makanan atau air minum yang tercemar urine hewan. Pastikan tutup tandon rapat, ember penampung air hujan tertutup, dan sisa makanan tidak dibiarkan terbuka di meja dapur semalaman.

Membersihkan rumah setelah tergenang

  1. Tutup luka dulu. Pakai plester tahan air untuk luka sekecil apa pun di tangan dan kaki.
  2. Pakai pelindung. Sarung tangan karet dan sepatu bot. Sandal jepit tidak cukup.
  3. Buang lumpur, baru disinfeksi. Sapu dan bilas lumpurnya, lalu lap lantai dan dinding bagian bawah dengan desinfektan rumah tangga sesuai takaran di label. Jangan mencampur pemutih dengan pembersih lain.
  4. Larang anak bermain di genangan. Airnya sudah bercampur dengan air saluran.
  5. Cuci tangan dan kaki pakai sabun setelah selesai, termasuk setiap kali pulang berjalan kaki melewati genangan.

Kapan harus ke fasilitas kesehatan: Kemenkes meminta warga yang mengalami demam, nyeri otot, sakit kepala, atau mata merah setelah terpapar air banjir atau lumpur untuk segera memeriksakan diri. Ceritakan ke dokter bahwa Anda baru kontak dengan genangan, karena penyakit ini mudah dikira demam biasa.

Daftar gejala dari CDC lebih panjang: mual atau muntah, kulit dan mata menguning, diare, menggigil, nyeri perut, dan ruam. Sebagian orang bahkan tidak bergejala. Untuk penghuni baru, lokasi puskesmas dan posyandu terdekat ada di artikel posyandu dan puskesmas di Bekasi Utara. Musim hujan juga musim demam berdarah, dan cara mencegahnya berbeda, seperti dibahas di protokol 3M Plus dan fogging di cluster.

Lokasi rumah ikut menentukan

Rumah di daerah yang tidak langganan banjir mengurangi paparan terhadap air genangan, walau saluran dan tikus tetap perlu diurus. Rumah Emerald 70 di Kingspoint Residence berada di Jl. Raya Perjuangan, Bekasi Utara, daerah bebas banjir sekitar lima menit dari Stasiun Bekasi. Cara membaca riwayat banjir sebuah lokasi ada di artikel rumah bebas banjir di Bekasi.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana leptospirosis menular?
Bakteri Leptospira keluar lewat urine hewan terinfeksi, terutama tikus. Menurut Kemenkes, manusia tertular lewat air, lumpur, tanah, atau makanan yang tercemar urine tersebut.

Berapa lama gejala muncul setelah kena air banjir?
CDC mencatat 2 sampai 30 hari setelah kontak. Gejala awal yang disebut Kemenkes adalah demam, nyeri otot, sakit kepala, dan mata merah.

Apa yang perlu dipakai saat membersihkan rumah setelah genangan?
Sarung tangan karet, sepatu bot, dan plester tahan air untuk luka. Setelah lumpur dibuang, lap lantai dengan desinfektan sesuai label, lalu cuci tangan dan kaki pakai sabun.

Rujukan: Kementerian Kesehatan RI, “Kemenkes Siaga Penanggulangan Leptospirosis Pasca Bencana” (17 Desember 2025), yang merujuk SE Nomor PV.03.03/C/5559/2025; CDC, “About Leptospirosis”; prakiraan musim hujan 2026/2027 BMKG, dikutip CNBC Indonesia (26 September 2026). Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti pemeriksaan dokter.

Mau tahu kondisi lingkungan Kingspoint saat hujan?

Tanyakan saluran dan jalan lingkungan cluster, plus unit Rumah Emerald 70 yang masih tersedia di Jl. Raya Perjuangan, Bekasi Utara.

Tanya via WhatsApp

Bacaan terkait di Kingspoint Blog